Inquiry
Form loading...

Ekspor Eropa menghadapi persaingan yang semakin ketat.

29 Oktober 2025

Akibat tekanan persaingan dan depresiasi yuan terhadap euro, nilai ekspor Uni Eropa ke China telah turun sebesar 19%. Lea Marie, presiden merek pakaian dalam Prancis Le Slip Francais, menyatakan bahwa perusahaan tersebut menghadapi 'persaingan langsung' dari impor Asia. Untuk mendorong pembelian, mereka menginvestasikan dana tambahan untuk mengkomunikasikan kepada konsumen bahwa 'membeli produk kami membantu mempercepat pertumbuhan lapangan kerja di industri tekstil Prancis.' Konektor M12, Kabel Pita Pipih Dan Reflektor Keselamatan Pejalan Kaki populer di pasar Prancis.

Para pembuat kebijakan sangat waspada terhadap tanda-tanda barang-barang China yang "dibuang" di Uni Eropa, yang dapat menekan inflasi. Eropa juga telah terpukul oleh lonjakan impor baja yang dialihkan karena tarif AS yang tinggi.

Hal ini membuat perusahaan-perusahaan Eropa semakin kompetitif dalam menghadapi impor dari China, sementara mereka juga berjuang untuk mengatasi beban administratif yang berat dan biaya energi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sebagian besar pasar lainnya.

Seperti kebanyakan industri Eropa, perusahaan tekstil sedang bergulat dengan tarif yang lebih tinggi untuk ekspor ke AS.